GIG REPORT | PUNKLENTINE GIG, Pontianak, Kalbar, Republik Borneo!

by Aldiman Sinaga

Akhirnya lama – kelamaan, aku mulai ngerasa kalo acara musik sangat bermanfaat untuk jadi ajang ketemuan dan ngumpul – ngumpul ama teman – teman yang udah semakin jarang ketemu untuk ngumpul. Bukan lama gak ketemu yah, tapi semakin jarang ketemu. Jadi, begitulah acara malam itu, PUNKLENTINE. Sebuah acara yang digagas oleh KOBRadio, sebuah online radio streaming di Pontianak, yang sepertinya usianya juga masih muda, tapi lagi hot – hot nya nih.

Numerique Store

Acara ini sepertinya dibuat dalam rangka Hari Valentine, tapi sepertinya pun nama acara PUNKLENTINE hanya untuk sekedar supaya pas momen nya saja, ujung – ujungnya acara nya juga intinya teteppp, partying…hehehehehe.

So, let’s get the party started. Acara ini terpaksa mulainya harus mundur dari jam awal yang ditentukan, karena kota Pontianak diguyur hujan dari sore sampai malam. Hujan baru mulai mereda pada jam 21.00 WIB. Dan terpaksa, mau gak mau, band – band yang tampil juga harus dipotong waktu perform nya menjadi lebih pendek, karena lokasi tempat acara musik ini berada ditengah – tengah pemukiman penduduk, jadi tidak memungkinkan kalau acaranya dilaksanakan sampai terlalu malam. Oiyah, tempat diadakan acara ini adalah di halaman NUMERIQUE Store, ini sebuah toko yang menjual T-Shirt dan pakaian – pakaian lainnya hasil produksi lokal. Toko ini memang sudah sejak lama cukup aktif dalam mendukung diadakannya acara – acara musik, dan memang kebanyakan menampilkan band – band yang jarang sekali terlihat (tapi punya kualitas yang bagus) di panggung – panggung musik lainnya di kota Pontianak.

Acara dibuka oleh penampilan band yang aku lupa nama band nya, hehehehe… Yah, personilnya semua masih teman – temanku sendiri, mereka mengcover lagu – lagu dari PARAMORE. Mainnya keren, bagus, rapi juga, yah sip lah, cukup memanaskan suasana di awal acara. Serasa nonton MTV deh jadinya, hehehehehe…

Lalu dilanjutkan dengan band PUCUK UBI. Dari penampilannya sudah bisa dikira – kira seperti apa musik yang akan mereka mainkan. Mereka adalah gerombolan cowok – cowok yang memakai mantel parka, kemeja, dan juga tidak lupa boots Docmarten. Yapp, they’re skankin the night. Tapi kedua lagu yang mereka mainkan juga lagu cover dari band lain, ahh aku lupa nama band nya, lagipula gak terlalu tertarik dengan band – band kaya gitu. Jadi, sudah bisa ditebak kelanjutannya, beberapa dari para penonton yang datang pun langsung mengambil gerakannya masing – masing, skaaaankk!!!!!

Pucuk Ubi

Kemudian band selanjutnya SUKARAME. Yapp, punk ataupun grunge begitulah kira – kira orang menamakan musik mereka, tapi yang jelas mereka selalu menghadirkan semangat dan emosi tersendiri disetiap penampilannya. Dibuka dengan lagu Dbrunken Dbrmaster. Lagu tentang happy happy dan mabuk – mabukan. Oiyah, kadang heran juga yah, kenapa beberapa teman yang datang menonton malah ketawa – ketawa melihat aksi para personil SUKARAME kalau manggung yah?

Sukarame

Band berikutnya juga jadi salah satu band yang sangat memuaskan aku pada malam itu. INTRUDER, mereka memang cuma mengcover lagu band lain sih. Tapi mereka mengcover The Clash dan Sex Pistols. Terutama asik banget waktu mereka mainin Sex Pistols yang lagu God Save The Queen!! Awalnya waktu melihat mereka baru mensetting alat musik, aku malah mengira mereka hanya bakal mainkan model jenis musik seperti kebanyakan band british rock lainnya. Ternyata mereka lebih keren. Terutama sang vokalisnya, salut deh…Bernyanyi dengan penghayatan, dan jenis suaranya juga asik.

Intruder

Lanjur berikutnya adalah band yang sudah aku suka semenjak sebelum acara ini juga. They’re PFM (Prisones Failure Mind). Mereka tampil dengan formasi yang baru, setelah sebelumnya terjadi sedikit perpisahan didalam tubuh band ini. Tapi musik yang mereka mainkan tidak terlalu jauh berbeda dengan sebelumnya yang aku kenal. Punkrock dengan sentuhan modern, yah pengaruh dari Four Year Strong dan New Found Glory terlihat di dalam musik mereka. Cuma yang sangat aku sayangkan (dan sebagai orang yang menyukai band ini, aku agak sedikit kecewa sih) dengan vokalis mereka yang baru. Yapp, dengan vokalis baru ini, mau tidak mau akhirnya terasa juga perbedaan yang cukup signifikan pada PFM. Vokalisnya memiliki suara yang bagus dan merdu. Cuma sangat – sangat tidak nge rock!! Yah, mungkin inilah konsekuensi yang harus dijalani kalau memakai vokalis yang bersuara bagus dan merdu untuk sebuah band punkrock. Tapi yang jelas, senang sekali dengan lagu UNTUK SAHABAT yang mereka mainkan malam itu. Really feel like a nostalgic moment.

PFM

Lalu berikutnya sebuah band yang dibentuk saat semua personel nya sedang merantau di Kota Malang (Pulau Jawa), WAI REJECTED. Band ini memulai perjalanan mereka dengan mengikuti sebuah acara kompetisi band indie yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan rokok. Kini mereka sudah kembali ke Pontianak, ke kampung halaman. Dan kenyataan membuktikan, mereka tidak berhenti. Walaupun setelah aku melihat penampilan mereka kemarin, yapp, terlihat banyak perubahan personil. Ada personil yang hilang, ada personil yang baru saja datang kedalam band ini. Tapi yang jelas, penampilan mereka malam itu tidak mengecewakan. Mereka benar – benar menunjukkan permainan yang rapi dipadukan dengan semangat yang terus berkobar disetiap lagu. Sebuah lagu milik mereka sendiri, dan sebuah lagu cover dari The Strokes. Yapp, they bring the spirit of rock n’ roll!

Wai Rejected

Sangat disayangkan setelah WAI REJECTED, banyak penonton yang beranjak meninggalkan acara ini. Sangat disayangkan, karena mereka melewatkan klimaks dalam acara ini. Yappp, bagiku band terakhir ini bagaikan sebuah klimaks. Mereka adalah Heniboy! Sebuah band yang menyuguhkan kalian disco, karaoke, electronic, dan yang jelas punkrock!!!!! Mereka mengcover sebuah lagu dari Ramones “Blitzkrieg Bop” dan dari Offspring “Come out and Play”. Mereka terdiri dari 3 orang, 1 orang menghandle mixer, beat, dan sampling, 1 orang mengisi suara bass gitar, dan 1 orang bernyanyi bersama kami semua. Sangat beruntung bagiku, karena kedua lagu yang mereka bawakan benar – benar memberi nuansa nostalgia ketika aku masih sekolah. Dan kamipun serentak berteriak bersama “Heyy Hoo…Let’s GO!!!!”.

Heniboy

Terima kasih KOB Radio dan NUMERIQUE Store, acara kalian berakhir klimaks!!!! Hujan gerimis dan udara yang dingin bisa kami kalahkan dengan panasnya musik dari band – band yang tampil malam ini. Yah, walaupun semuanya cuma memainkan dua buah lagu setidaknya aku mendapatkan pengalaman baru mendengar dan melihat penampilan band baru yang keren dalam acara ini. Aku harap berikutnya, band – band keren ini memiliki lagu – lagunya sendiri dan juga tentu merilis CD karya mereka sendiri, jadi tidak terbawa trend band – band lain di Pontianak yang lebih suka merilis T-Shirt merchandise band nya….. (Uppsss, maaf kalau menyinggung…..)

Additional notes :

*Dalam acara ini juga menampilkan pertunjukan Stand Up Comedy, sebuah hal baru yang lagi happening di Indonesia khususnya lagi di Pontianak. Yah, walaupun bagiku, sesunggunya gak terlalu ada artinya menampilkan Stand Up Comedy di acara ini, karena sesungguhnya lawakan komedi dari MC juga sudah cukup menyegarkan suasana dan membawa kami semua tertawa.

*Seluruh penonton yang hadir disini mendapatkan coklat gratis dari teman – teman yang mengorganisir acara ini. Sebuah coklat yang dibuat dengan cinta. :)

*Karena acara ini diadakan di halaman toko clothing fashion. Tentu saja acara ini juga didukung oleh brand clothing lokal (yang kebanyakan memproduksi T-Shirt). Dan yang serunya adalah, aku berhasil mendapatkan hadiah sebuah paket berisi T-Shirt, sticker, dan gantungan kunci. :)

Aldiman also runs a small local distribution called PTK Distribution, his distro’s blog here. He also plays for a hardcore punk band called Monterado:  Bandcamp page.

VIDEOS:

Go to Aldiman’s Youtube channel!